Kasus Pembunuhan Pemuda di Bantaran Sungai Citarum Batujaya Terungkap Terduga Pelaku Teman Korban
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- visibility 142
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG JarakMedia Id – Dalam Waktu 2×24 Jam Jajaran Kepolisian Resort Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Arfan (15) pelajar SMK Batujaya yang ditemukan meninggal dunia di bantaran Kali Citarum wilayah Kecamatan Batujaya, Karawang.
Terduga Pelaku FA (17) Sudah ditangkap dan diamankan di Mapolres Karawang Kamis (24/5/26)
Dalam Konferensi Pers nya Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah bersma Bupati Aep Syaepuloh menjelaskan, pengungkapan kasus dugaan pembuhan dilakukan melalui penyelidikan intensif oleh tim Satreskrim, Satres PPA, dan Resmob Polres Karawang.
“Terima kasih kepada Bupati Karawang yang hadir memberikan dukungan kepada Polres Karawang, serta rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Kapolres Karawang
Kapolres juga menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, korban dan pelaku diketahui saling mengenal karena bersekolah di tempat yang sama. Kronologis kejadian bermula saat korban menjemput pelaku sebelum keduanya menuju lokasi kejadian di wilayah Batujaya.
“Di lokasi tersebut, pelaku kemudian melakukan aksi pembunuhan menggunakan senjata tajam. Setelah korban meninggal dunia, pelaku membawa sepeda motor milik korban untuk dijual kepada pihak lain.
“Motif sementara yang berhasil kami ungkap adalah faktor ekonomi, di mana pelaku ingin menguasai kendaraan milik korban,”ujarnya.
Dalam proses pengungkapan kasus, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, pakaian, serta sepeda motor milik korban. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan guna memperkuat proses penyidikan.
“Pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman berat. Meski pelaku masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan peradilan anak yang berlaku.
Kapolres Karawang menegaskan pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam tindak pidana tersebut.” ungkapnya
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polres Karawang dalam mengungkap kasus tersebut. Ia juga menegaskan bahwa peristiwa ini murni dilatarbelakangi motif ekonomi dan bukan berkaitan dengan konflik kelompok maupun suporter sepak bola.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak,” kata Aep
Pemerintah daerah akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan kepolisian guna menciptakan situasi keamanan dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum,”Pungkasnya.*** rls
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar