UBP Karawang Lepas 1.864 Mahasiswa KKN, Fokus Garap Inovasi Pengelolaan Sampah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- visibility 118
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG JarakMedia.Id – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang resmi melepas 1.864 mahasiswa semester untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Rektor UBP Karawang, Assoc.Prof. Dr. H. Budi Rismayadi, S.E., M.M.
Rektor menegaskan, tahun ini, UBP Karawang mengusung tema yang relevan dengan tantangan zaman, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan Berkelanjutan”.
Melalui tema ini, mahasiswa ditargetkan menjadi motor penggerak perubahan dalam menghadapi isu kebersihan, kesehatan, hingga perubahan iklim di tingkat desa.
“Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan melalui edukasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat agar tercipta budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” katanya di hadapan mahasiswa KKN.
Ribuan mahasiswa tersebut, kata dia, akan disebar ke empat kabupaten di Jawa Barat selama satu bulan penuh.
Adapun sebaran wilayahnya meliputi Kabupaten Karawang sebanyak 1.320 mahasiswa (17 kecamatan, 58 desa), Purwakarta 227 mahasiswa (4 kecamatan, 10 desa), Subang 152 mahasiswa (2 kecamatan, 7 desa), Bekasi 141 mahasiswa (2 kecamatan, 6 desa), serta 24 mahasiswa dari program RPL Psikologi.
Dia pun menitipkan lima pesan penting kepada para mahasiswa, salah satunya adalah menjaga nama baik almamater dengan tetap bersikap santun dan tidak sombong di lingkungan masyarakat.
“Mahasiswa juga harus memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk menyusun program tanpa mengurangi esensi interaksi humanis dengan warga setempat,” jelasnya.
Targetkan Produk Inovasi dan Bebas Plagiarisme
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBP Karawang, Prof. Ir. April Lia Hananto, M.Kom., Ph.D., mengungkapkan bahwa di akhir program nanti, seluruh karya mahasiswa akan dipamerkan dan dilombakan.
“Kita adakan lomba untuk inovasi dalam bentuk paper (karya tulis ilmiah) dan video kreatif tergantung kegiatan inovasi mereka. Di ujungnya, akan ada pameran karya inovasi tentang bagaimana penanganan sampah berkelanjutan,” ujar Prof. April Lia.
Ia juga menambahkan, untuk menjaga integritas akademik dan memastikan keaslian program, setiap paper yang disusun mahasiswa wajib lolos uji plagiarisme melalui sistem Turnitin sebelum
dipublikasikan.
Di tempat sama, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UBP Karawang, H. Asep Jamaludin, S.E., M.M., mengingatkan agar mahasiswa mampu menyerap ilmu kehidupan selama di lapangan.
“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembelajaran yang sesungguhnya. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan, mampu beradaptasi dengan masyarakat, menjunjung tinggi etika, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di desa terutama di dalam pengelolaan sampah,” pungkasnya. *** es JM
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar