Berita Terbaru
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Karawang » Komnas PA Jabar Ingatkan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat Hingga 111 Kasus di Karawang

Komnas PA Jabar Ingatkan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat Hingga 111 Kasus di Karawang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG JarakMedia Id – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Karawang yang mencapai 111 laporan hingga pertengahan Juni 2026 mendapat sorotan tajam dari Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat.

Komnas PA Jabar menilai angka tersebut belum mencerminkan kondisi sebenarnya dan hanya menjadi puncak dari fenomena gunung es yang terjadi di masyarakat.

Jumlah kasus yang tercatat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang diyakini jauh lebih kecil dibanding fakta yang terjadi di lapangan. Banyak kasus kekerasan terhadap anak yang tidak pernah masuk ke dalam sistem pelaporan resmi.

“Ada dua faktor utama yang membuat data riil sulit terpetakan secara utuh.
Pertama, masih banyak korban maupun keluarganya yang tidak berani melapor karena faktor psikologis, rasa takut, hingga tekanan sosial.

Kedua, banyak kasus yang justru diselesaikan secara non-hukum atau kekeluargaan di tingkat lingkungan sehingga tidak tercatat oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum,” kata Komisioner Komnas Perlindungan Anak ( PA) Provinsi Jawa Barat Wawan Wartawan, di Bandung, Selasa 23 Juni 2026.

Wawan menegaskan, praktik penyelesaian kasus kekerasan di bawah tangan menjadi salah satu penyebab utama rendahnya angka pelaporan. Kondisi tersebut membuat banyak korban kehilangan akses terhadap perlindungan hukum dan pendampingan yang semestinya mereka peroleh.

Selain persoalan minimnya pelaporan, Komnas PA Jawa Barat juga menyoroti lemahnya integrasi data antar instansi yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karawang.

Menurut Wawan, hingga saat ini data masih berjalan sendiri-sendiri dan belum terkoneksi dalam satu sistem yang terintegrasi.

Ia mencontohkan, tidak sedikit korban yang langsung melakukan visum ke Instalasi Forensik RSUD Karawang tanpa melalui UPTD PPA maupun Polres Karawang.

Setelah memperoleh hasil pemeriksaan, sebagian memilih berdamai secara kekeluargaan tanpa melanjutkan proses hukum.

Di sisi lain, terdapat pula korban yang langsung melapor ke kepolisian tanpa melibatkan UPTD PPA.

Pola pelaporan yang terpisah-pisah tersebut membuat data kasus tersebar di berbagai lembaga dan sulit dipetakan secara akurat.

“Data yang ada saat ini masih bersifat silo atau terpisah. Akibatnya, gambaran kondisi riil kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karawang tidak terbaca secara utuh. Tanpa integrasi data yang kuat, kebijakan perlindungan perempuan dan anak dikhawatirkan tidak mampu menyentuh akar persoalan yang sesungguhnya,” tegas Wawan.

Atas kondisi tersebut, Komnas PA Jawa Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera mengambil langkah konkret membangun sistem integrasi data terpadu lintas sektor.

Sistem tersebut harus menghubungkan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanganan kasus, mulai dari UPTD PPA dan DP3A Karawang, Polres Karawang hingga Instalasi Forensik RSUD Karawang.

Menurut Wawan, konektivitas data pelaporan secara real-time menjadi kebutuhan mendesak agar pemerintah Karawang memiliki peta persoalan yang akurat, sekaligus mampu merumuskan kebijakan pencegahan dan penanganan secara tepat sasaran.

“Karawang membutuhkan sistem pelaporan yang terintegrasi, transparan dan terkoneksi antar lembaga. Tanpa itu, pemerintah hanya akan melihat sebagian kecil persoalan, sementara korban yang sesungguhnya membutuhkan perlindungan berisiko tidak terjangkau oleh negara,” tandasnya.*** JM

Editor : Syarip Hidayat

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad Ke 12 BB Tour & Travel  Ine Mulyati  Edukasi  Jamaah Umrah Melalui Film Sebelum Berangkat Ke Tanah Suci

    Milad Ke 12 BB Tour & Travel Ine Mulyati Edukasi Jamaah Umrah Melalui Film Sebelum Berangkat Ke Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KARAWANG JarakMedia Id– Dalam Momentum Milad ke-12 BB Tour & Travel Karawang menghadirkan cara berbeda dalam membekali calon jemaah umrah. Melalui film edukasi yang ditayangkan di bioskop, perusahaan ini sukses mencatatkan inovasi yang mengantarkannya meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). ‎ ‎Penghargaan tersebut diterima langsung Owner BB Tour & Travel, Hj. Ine Mulyati, S.H., […]

  • Sentuhan Budaya Ranah Minang Hadir di Karawang Melalui Nantongga Wedding Organizer

    Sentuhan Budaya Ranah Minang Hadir di Karawang Melalui Nantongga Wedding Organizer

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Suyadi suryo soetardjo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Karawang, Jarakmedia.id – Keberagaman budaya di Kabupaten Karawang terus berkembang seiring hadirnya berbagai layanan yang mengangkat kekayaan tradisi Nusantara. Salah satunya adalah Nantongga Wedding, sebuah wedding organizer yang secara khusus menghadirkan konsep pernikahan adat Minangkabau di tengah masyarakat Karawang. Nantongga Wedding hadir sebagai solusi bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan dengan nuansa adat Minang secara […]

  • Didampingi Warga, Ustadz H. Ujang Yusup Hadi, S.Ag Resmi Daftar Bacalon BPD Telukjambe

    Didampingi Warga, Ustadz H. Ujang Yusup Hadi, S.Ag Resmi Daftar Bacalon BPD Telukjambe

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Suyadi suryo soetardjo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KARAWANG, Jarakmedia.id – Dukungan masyarakat terlihat dalam proses pendaftaran bakal calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Telukjambe. Ustadz H. Ujang Yusup Hadi, S.Ag selaku Ketua Dewan Syuro DKM Nurul Iman, resmi mendaftarkan diri sebagai bacalon BPD periode 2026–2034, Rabu (8/7/2026). Dalam pendaftaran tersebut, ia didampingi oleh warga RW 02 Dusun Bintang Alam, Desa Telukjambe, Kecamatan […]

  • Kejari Karawang Geledah Bank BTN Ungkap Kredit Fiktip Rugikan Negara Ratusan Miliar

    Kejari Karawang Geledah Bank BTN Ungkap Kredit Fiktip Rugikan Negara Ratusan Miliar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KARAWANG. JarakMedia.Id -Kasus dugaan korupsi di  Bank Tanunga  Negara (BTN) Karawang  terus bergulir Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang  sudah melakukan penggeledahan guna mencari sejumlah alat bukti Dalam Jumpa Persnya  Kamis (21/5/26) Kejari Katawang Dedy Irwan Wirabtama Mengatakan , Penyidik sudah melakukan penggeledahan di sejumlah bukti guna mencari alat bukti seperti di kantor BTN dan kantor perumahan […]

  • Kecelakan di KM 93 Tol Jatiluhur Dua Orang Meninggal 4 lainnya Luka Berat

    Kecelakan di KM 93 Tol Jatiluhur Dua Orang Meninggal 4 lainnya Luka Berat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PURWAKARTA.JarakMedia.Id |  Kecelakaan lalu lintas secara beruntun terjadi di KM 93 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 20.18 WIB. Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan dan menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi. Saat ini masih dalam penanganan petugas di lapangan. Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas […]

  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh Serahkan SK  2.251 Anggota BPD Sebagai Mitra Kritis Pemerintah Desa

    Bupati Karawang Aep Syaepuloh Serahkan SK 2.251 Anggota BPD Sebagai Mitra Kritis Pemerintah Desa

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KARAWANG JarakMedia Id -Bupati Karawang Aep Syaeouloh serahkan SK  2.251 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih se-Kabupaten Karawang  di lapangan Karang Pawitan, Senin (5/10/2026) Penyerahan SK  massal ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Karawang Nomor 24 Tahun 2026 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Kepala DPMD Karawang, Syaifullah menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pelantikan *tidak dipungut biaya sepeserpun […]

expand_less