Berita Terbaru
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Karawang » Horree Hasil Muslub KORPI Uang Kadeudeuh Purna ASN Bakal Cair Sebelum Lebaran

Horree Hasil Muslub KORPI Uang Kadeudeuh Purna ASN Bakal Cair Sebelum Lebaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 234
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARAWANG, JarakMedia.Id – Ketua KORPRI Kabupaten, Asip, menyampaikan bahwa pengurus telah menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) bersama jajaran pengurus KORPRI unit di seluruh OPD, kecamatan, perwakilan PDKT, serta perwakilan Purna ASN. Dalam forum tersebut, sejumlah keputusan penting disepakati, termasuk terkait pencairan uang kadeudeuh bagi para purna ASN.

Asip menjelaskan, Muslub tersebut sekaligus mencabut keputusan pengurus sebelumnya dan menetapkan keputusan baru yang berlaku efektif.

“Karena ini Musyawarah Luar Biasa, maka kita putuskan bersama dan mencabut keputusan pengurus yang lalu. Pengurus yang baru inilah yang menjalankan hasil keputusan hari ini,” ujar Asip.

Dalam kesempatan itu, Asip mengakui adanya kendala keterbatasan dana dan persoalan aset yang hingga kini masih dalam proses hukum. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para purna ASN karena pengurus belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan mereka.

“Kami mohon maaf kepada para senior purna ASN karena dengan keterbatasan dana dan aset yang belum selesai, kami belum bisa memenuhi seluruh yang diharapkan,” katanya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, total anggaran yang tersedia saat ini sebesar Rp10,2 miliar. Sementara itu, jumlah pensiunan yang menjadi penerima uang kadeudeuh mencapai 1.930 orang, terdiri atas 1.191 orang hasil KAP, 655 orang pensiun tahun 2025, serta 84 orang pensiun tahun 2024 hingga Januari–Februari.

Dari hasil kesepakatan Muslub, ditetapkan bahwa besaran uang kadeudeuh adalah Rp7 juta per orang. Dengan jumlah penerima sebanyak 1.930 orang, kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp13,5 miliar. Artinya, masih terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp3,2 miliar.

“Asumsinya kalau Rp7 juta dikalikan 1.930 orang, maka kebutuhan dana sekitar Rp13,5 miliar. Sementara dana yang ada Rp10,2 miliar, sehingga masih ada kekurangan sekitar Rp3,2 miliar,” jelas Asip.

Terkait kekurangan tersebut, Asip menyebut pihaknya tengah berproses di ranah hukum bersama Kejaksaan terkait penyelesaian aset. Ia berharap proses tersebut dapat segera selesai agar kekurangan pembayaran dapat dituntaskan.

“Insyaallah kami masih berproses di Kejaksaan terkait aset. Kami berharap itu bisa cepat kembali sehingga kekurangan pembayaran bisa kami selesaikan,” ujarnya.

KORPRI Kabupaten menargetkan pencairan uang kadeudeuh mulai 9 Maret mendatang. Proses administrasi dan verifikasi akan dilakukan sejak 1 hingga 8 Maret, bekerja sama dengan Kominfo dan Bank BJB, sebelum pencairan dilakukan secara bertahap.

“Mudah-mudahan mulai 9 Maret sudah bisa kami cairkan secara bertahap sebelum Lebaran. Pencairan langsung melalui rekening masing-masing penerima, jadi tidak dilakukan secara tatap muka,” kata Asip.

Bagi purna ASN yang telah meninggal dunia, dana akan diserahkan kepada ahli waris dengan melengkapi administrasi berupa surat keterangan waris dari desa dan kecamatan. Sementara itu, terkait estimasi nilai aset yang masih berproses hukum, Asip menyatakan belum dapat menyampaikannya kepada publik.

“Untuk aset, kami belum bisa menyampaikan estimasi karena masih dalam proses di Kejaksaan,” pungkasnya.***

Editor  : Syarip Hidayat

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Karawang  Siapkan Rp320 Miliar untuk  Membayar  BPJS Kesehatan

    Pemkab Karawang Siapkan Rp320 Miliar untuk Membayar BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KARAWANG JarakMedia.Id | Bupati KarawangAep Syaepuloh menegaskan pentingnya pembaruan data sosial  sebagai dasar pemerintah kabupaten  saat ini Pemkab Karawang mengalokasikan anggaram sebesar 320 miliar untuk membayar BPJS masyarakat Hal ini disampakan Bupati dihadapanMenteri Sosial Republik Indonesia Syaepulah Yusup dan Mentri Desa  Yandri  pada kegiatam  sosialisasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Acara dihadiri  Sekda .Para […]

  • Sekda dan Para Kepala OPD Optimis  Target Pajak dan Restribusi Tahun 2027 Dapat Tercapai

    Sekda dan Para Kepala OPD Optimis Target Pajak dan Restribusi Tahun 2027 Dapat Tercapai

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    KARAWANG  Jarakmedia.Id | Pemkab Karawang melalui Sekda Karawang bersama para kepala OPD menggelar rapat koordinasi guna meng optimalisasikan capaian restribusi Pendapat Asli Daerah (PAD) sektor Pajak dan Restribusi daerah bertempat di Aula Kantor Bapenda Jumat (20/2/26) Dalam rapat kordinasi Sekda Aang menjelaskan bahwa pencapaian target retribusi daerah bukan hanya soal angka, tetapi merupakan wujud implementasi […]

  • Bupati Aep Resmikan BPJS RSUD Rengasdengklok, Permudah Layanan Kesehatan Warga Karawang Utara

    Bupati Aep Resmikan BPJS RSUD Rengasdengklok, Permudah Layanan Kesehatan Warga Karawang Utara

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KARAWANG Jarakmedia .Id – Bupati Karawang Aep syaepuloh Meresmikan dan menyambut baik RSUD Rengaldengklok bisa melayani masyarakat pesisir utara dengan layanan BPJS, Kehadiran layanan tersebut dinilai menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Layanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok diresmikan Bupati Aep bersama Sekda, Forkopomda , […]

  • Terkait Dugaan Penipuan Perumahan  Syariah Camat Pangkalan dan Istri Dilaporkan ke Polisi,

    Terkait Dugaan Penipuan Perumahan Syariah Camat Pangkalan dan Istri Dilaporkan ke Polisi,

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KARAWANG JarakMedia.Id – Catur Teguh Imam Sugiharto,  Camat Pangkalan, dilaporkan ke Polres Karawang atas dugaan penipuan dan penggelapan proyek perumahan syariah. Laporan itu juga menyeret nama istrinya, Dina Puspa Wijaya. Laporan pengaduan dengan Nomor: LAPDU/226/II/2026/Reskrim dilayangkan oleh Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, Aep Saepuloh, pada Jumat malam, 27 Februari […]

  • Dua Hari Berturut-turut Warga Berduka, Kades Telukjambe Uji Tunjukkan Kepedulian Tanpa Henti

    Dua Hari Berturut-turut Warga Berduka, Kades Telukjambe Uji Tunjukkan Kepedulian Tanpa Henti

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KARAWANG, Jarakmedia.id – Duka mendalam kembali menyelimuti warga RT 33 Perumahan Bintang Alam. Setelah sehari sebelumnya melaksanakan prosesi pemakaman salah satu warga, hari ini kabar duka kembali datang dengan meninggalnya warga lainnya di lingkungan yang sama. Di tengah suasana duka yang beruntun tersebut, Kepala Desa Telukjambe, Uji, kembali hadir untuk melaksanakan takziah. Kehadirannya bukan sekadar […]

  • Direktur LBH Sundawani  Apresiasi Perhatian Bupati Aep  Pada  Halal Bi Halal Ormas dan LSM  se Kabupaten Karawang

    Direktur LBH Sundawani Apresiasi Perhatian Bupati Aep Pada Halal Bi Halal Ormas dan LSM se Kabupaten Karawang

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KARAWANG JarakMedia.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sundawani memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Bupati Karawang pada acara Halal Bi Halal yang diikuti oleh berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Karawang.bertempat di Ballroom Brits Hotel Karawamg Jumat (2/4/26) Kehadiran Bupati Karawang pada momen silaturahmi pasca Idul Fitri ini dinilai sebagai bentuk perhatian […]

Design by Mitrataktis
expand_less