Irigasi Leuweung Seureuh Diduga Tercemar Limbah DLHK Karawang Minta Masyarakat Tunda Konsumsi Ikan Mati
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 210
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG JarakMedia.Id | Menindaklanjuti aduan warga Karawang terkait ikan-ikan yang ditemukan mati pada aliran Irigasi Leuweung Seureuh BTu TB 2 Klari Karawang DLHK berserta Tim langsung turun ke lokasi dan melakukan pengambilan sampel air dan penelusuran terkait kemungkinan penyebab pencemaran.” Kata Kabid Tata lingkungan dan Penataan Peraturan Luky Mantera PR dikantornya Selasa (2/6/26)
Menurut Luky pihaknya sedang menyisir sejumlah lokasi irigasi yang diduga tercemar yang mengakibatkan ribuan ikan mati , ada beberapa alternatip dugaan yang mengakibatkan matinya ikan disaluran Irigasi antara lain sedimen limbah domestik , atau ada tangki limbah cair mengandung bahan kimia tinggi yang sengaja di buang di irigasi atau akibat dibukanya pintu air Jatiluhur sehingga endapan matrial.pakan ikan jaring terapung mengalir hingga ke irigasi Karawang ,” ujarnya
Namun demikiam hal itu masih sebatas dugaan, hasil nya nanti setelah Tim DLHK beserta Satgas Citarum Harum melakulam uji lab dan memeriksa sampel air dilokasi kejadian yang mengakibatkan ribuam ikan mati. ” ungkap Luky .
Ia juga menghimbau kepada warga yang mendapat ikan mati dari Saluran Irigasi Leuewung Seureuh hingga johar dan seterusnya agar tidak mengkonsumsi ikan mati akibat keracunan yang didapatnya karena dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan ” tegas Luky.***JM
Editor : Syarip Hidayat.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar