Solusi Kemacetan Arah Utara Pemkab Karawang Bakal Bangun Jalan Alternatif Tanjungpura–Rengasdengklok Via Bantaran Irigasi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
- visibility 141
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG JarakMedia .Id – Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan langkah besar untuk mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di wilayah utara.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Kepala Dinas PUPR Rusman Kusnadi memastikan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Tanjungpura dengan Rengasdengklok akan segera direalisasikan.
Proyek infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi jalur utama baru yang mampu mengurangi beban kendaraan di ruas Tunggakjati, sekaligus mempercepat mobilitas warga dan distribusi ekonomi di kawasan Karawang Utara.
Aep menjelaskan, jalan alternatif akan dibangun mengikuti sisi saluran irigasi dan terhubung langsung ke kawasan strategis Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok.
Menurutnya, keberadaan jalur baru ini akan memangkas waktu perjalanan masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih efisien bagi aktivitas perdagangan dan perekonomian.
“Jalur baru ini dibangun melalui sisi irigasi dan nantinya tembus ke kawasan Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalur Tunggakjati sekaligus memperlancar konektivitas warga,” ujar Aep, Rabu (22/7/2026).
Pembangunan jalan alternatif tersebut menjadi bagian dari program penataan infrastruktur yang lebih luas di wilayah utara Karawang.
Penkab juga fokus mengatasi persoalan banjir yang selama bertahun-tahun terjadi di sepanjang koridor Cikangkung.
Sebagai langkah awal, tim gabungan melakukan penertiban ratusan bangunan liar yang berdiri di atas saluran drainase di sepanjang Jalan Utama Cikangkung hingga wilayah Kecamatan Jayakerta, Tirtajaya, dan Batujaya untuk mengembalikan fungsi saluran air yang selama ini menyempit akibat tertutup bangunan, sehingga aliran air dapat kembali berjalan normal dan risiko banjir dapat ditekan. Serta untuk mengembalikan fungsi alami resapan dan aliran air yang selama ini menyempit akibat tertutup bangunan,” kata Aep.
Ia menegaskan, pembangunan jalan alternatif dan penataan sistem drainase akan dilakukan secara bertahap.dengan harapan seluruh elemen masyarakat ikut mendukung agar setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan Karawang yang memiliki infrastruktur lebih baik, lalu lintas yang lancar, serta terbebas dari banjir.,” pungkasnya*** JM
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar