PRIMA DMI Jabar Ingatkan Mesjid Harus Kembali Menjadi Pusat Pembinaam Generasi Muda
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG JarakMedia.Id | Pengurus Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 resmi dilantik 26 Remadhan 1447 H Minggu (15/3/26)
Momentum ini menjadi langkah awal penguatan gerakan remaja masjid di Jawa Barat dengan mengusung tema besar:
“Peran Strategis PRIMA DMI Berbasis Nilai-Nilai Ekoteologi Jawa Barat.” dan Mesjid harus kembali menjadi pusat pembinaan generasi muda, pusat kepedulian sosial, sekaligus pusat gerakan perubahan moral di tengah masyarakat.
Kegiatan pelantikan diisi dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan semangat penguatan organisasi dan kepedulian sosial kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:
1. Pelantikan Pengurus PW PRIMA DMI Jawa Barat masa khidmat 2026–2030.
2. Upgrading kepengurusan PW PRIMA DMI Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, manajemen organisasi, serta arah gerakan remaja masjid ke depan.
3. Buka puasa bersama dengan remaja masjid se-Jawa Barat, sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi gerakan dakwah generasi muda.
4. Pembagian ta’jil gratis kepada masyarakat, khususnya kepada pengguna jalan, pengemudi ojek online, para pemulung, serta masyarakat menengah ke bawah
Dalam sambutannya, Romadhoni menegaskan bahwa remaja masjid harus menjadi benteng moral masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin mengkhawatirkan.
Ia menyoroti fenomena kenakalan remaja yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat, seperti tawuran pelajar, geng motor, penyalahgunaan narkotika, hingga perilaku kekerasan yang melibatkan generasi muda.
“Di beberapa kota di Jawa Barat kita masih menyaksikan tawuran pelajar yang membawa senjata tajam, geng motor yang meresahkan masyarakat, bahkan kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Ini menjadi alarm serius bagi kita semua,” ujarnya
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang pembinaan yang kuat dan positif. Dalam hal ini, masjid harus menjadi rumah bagi para remaja , jika remaja jauh dari masjid, maka ada ruang kosong dalam jiwa mereka yang bisa diisi oleh pengaruh negatif. Karena itu PRIMA DMI harus hadir sebagai gerakan pembinaan generasi muda yang kuat secara spiritual, intelektual, dan sosial,” pungkas Romadhoni***
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar