Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton Tahun 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 88
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG JarakaMedia Id – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke JDP Karawang 1 Logistic Park, untul memastikan dan mengecek langsung stok beras nasional Kamis (23/4/2026).
Mentan didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengecek gudang milik swasta yang disewa Bulog untuk menampung cadangan beras pemerintah (CBP).
Menurut Amran terhitung mulai tanggal 23 April 2026 pagi, total stok beras nasional telah menembus lebih dari 5 juta ton, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Yang pertama kami sampaikan, Alhamdulillah Hari ini Tanggal 23 April 2026, sekarang jam 9 kurang 5 atau Jam 8.55 (WIB), stok beras seluruh Indonesia 5.198.000 ton (data diperbarui jadi 5.000.198 ton). Ini adalah pertama, tidak pernah terjadi sepanjang sejarah. Ini sejarah pertama. Inilah hasil kerja keras kita semua,” jelas Amran
Ia juga menegaskan melimpahnya stok tersebut membuat Bulog harus menyewa tambahan gudang di berbagai daerah. Salah satunya di Karawang, yang saat ini sudah hampir penuh terisi.
“Kita berada di gudang.. ini gudang disewa, totalnya gudang kapasitas di sini saja, Karawang daerah sekitar sini Kita sewa (untuk stok) 102.000 ton, yang sudah terisi 80.000 ton, mungkin 2 minggu kedepan Ini penuh lagi,” katanya
“Kita sudah sewa gudang seluruh Indonesia 2 juta ton. Kapasitas gudang Bulog kita Hanya 3 juta ton, sekarang sudah kita sewa 2 juta ton, dan sekarang sudah penuh tinggal 800 ribu ton, dan kita sudah sewa lagi kurang lebih 1 juta ton kapasitasnya. Berarti nanti 6 juta ton,” papar dia.
Dengan kondisi stok yang melimpah, pemerintah optimistis Indonesia tidak lagi perlu melakukan impor beras, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan beras di tahun ini. Amran bahkan menyebut capaian ini sebagai hasil kolaborasi lintas sektor dalam menjaga produksi dan pasokan pangan nasional. cadangan beras hari ini adalah tertinggi sepanjang sejarah di bulan April,” pungkasnya.***nb
Editor : Syarip.Hidayat
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar